Saturday, April 2, 2011

Arti Sebuah Rasa

Setiap kehidupan yang dijalani tentu dapat mewakili sebuah perasaan kita. akan tetapi terkadang kita melakukan kesalahan yang membuat kita lupa, perasaan kita sungguh lah penting dan harus dijaga, perasaan itu pula yang akan hadir menemani hidup kita sehari-hari. disini gue punya Andi Latistia Tenri Wiguna, sosok yang selalu menemani gue, dimanapun gue, kapanpun, dan bagaimanapun keadaan gue. dia adalah seorang wanita yang selalu gue salut akan kehebatannya menghadapi kekanak-kanakan gue. dia adalah seorang sutradara sejati yang terus mendirect hidup gue hingga sedemikian rumitnya harus gue jalanin, dia ada!. disini gue bukannya mau mengartikan sebuah cinta, karna gue gak akan pernah bisa mengartikan itu. tapi rasa. rasa nyaman gue menghadapi berbagai problematika yang ada bersama gue dan dia. saat kita kerja bareng, mungkin banyak yang bilang kalo kerja bareng sama orang yang kita sayangi itu enak banget, emang sih enak, tapi disini gue bener-bener harus menghadapi moment dimana kita harus bersikap profesional. bidang kita yang sama dan konsentrasi kita yang beda adalah sebuah bentuk dimana kita dapat saling melangkapi satu sama lain. ke profesionalan yang harus kita jaga memang bisa saja membuat kita enjoy menjalani proses kreatif kerja kita.

Pas lagi bertukar pikiran dan berdebat. Latistia adalah sosok Sutradara yang hebat, di dalam dirinya, didalam pikiran nya dan didalam daya khayalnya, dia adalah sosok yang sangat istimewa. hanya perlu beberapa waktu lagi sampai dia benar-benar bisa mengeuarkan auranya sebagai seorang sutradara, gue sangat yakin dia akan menjadi sosok yang sangat disegani dengan pola-pola pikirnya yang sangat rumit namun dapat menjadikan itu sebagai proses kreatif.
Sungguh seorang yang memiliki sebuah mimpi besar dan pasti akan menjadikannya sebuah kenyataan.

Mungin dimatanya gue terlihat sangat pandai berbicara, yap bener, dari semua yang gue lalui, gue adalah Produser yang setiap omongannya bisa jadi bahan "jual kecap". tapi di dalam diri gue, sebenernya gue sangat belajar untuk menjadi sosok yang benar-benar dia banggakan, bukan hanya sekedar teman kerja, teman bertukar pikiran dan teman hidup. yap, gue mau semuanya.

kita selalu bermimpi suatu saat kita akan membuat sebuah film yang akan kami kerjakan berdua, dia sebagai sutradaranya dan gue produsernya. gue yakin sebagai misi, itu dapat kami capai, Amin!

with love

I love you Latistia

No comments:

Post a Comment

Post a Comment